Publication Ethics

Publications Ethics

 

CAKALELE: Jurnal Filsafat dan Teologi Perdamaian berkomitmen menjaga integritas akademik, kejujuran ilmiah, keterbukaan intelektual, dan tanggung jawab etis dalam seluruh proses penerbitan. Setiap penulis yang mengirimkan naskah ke CAKALELE wajib memastikan bahwa karya yang diajukan memenuhi prinsip-prinsip etika publikasi berikut.

 

1. Standar Penulisan

Penulis harus menyajikan hasil penelitian, kajian, atau refleksi akademik secara akurat, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Argumentasi harus dikembangkan secara jelas dan didukung oleh data, sumber, atau landasan teoretis yang memadai.

Dalam artikel berbasis penelitian empiris, metode, data, dan hasil penelitian harus disajikan secara cukup jelas sehingga pembaca dapat memahami proses penelitian yang dilakukan. Dalam artikel filsafat, teologi, atau kajian konseptual, penulis harus membangun argumentasi yang koheren, menggunakan sumber secara tepat, dan membedakan secara jelas antara pendapat pribadi, interpretasi, dan temuan akademik.

Pemalsuan, fabrikasi, manipulasi data, penyembunyian informasi penting, maupun penyajian argumentasi yang secara sengaja menyesatkan merupakan pelanggaran etika publikasi dan tidak dapat diterima.

 

2. Akses dan Penyimpanan Data Penelitian

Apabila diperlukan dalam proses editorial atau peer review, penulis dapat diminta menyediakan data, dokumen, transkrip, instrumen, atau bahan pendukung yang berkaitan dengan penelitian.

Sepanjang tidak bertentangan dengan kerahasiaan, perlindungan data pribadi, hak partisipan, hak cipta, atau pertimbangan etik lainnya, penulis dianjurkan memungkinkan akses terhadap data pendukung penelitian.

Penulis bertanggung jawab menyimpan data penelitian dan bahan pendukung dalam jangka waktu yang wajar setelah artikel diterbitkan sehingga dapat digunakan untuk keperluan verifikasi akademik apabila diperlukan.

 

3. Orisinalitas dan Plagiarisme

Setiap naskah yang dikirimkan ke CAKALELE harus merupakan karya asli penulis.

Penulis wajib memberikan pengakuan yang tepat terhadap gagasan, teori, data, argumentasi, kutipan, maupun karya pihak lain yang digunakan dalam naskah. Setiap penggunaan karya orang lain harus disertai sitasi dan referensi sesuai dengan kaidah akademik yang berlaku.

Plagiarisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima, termasuk:

  • mengakui karya atau gagasan orang lain sebagai karya sendiri;
  • menyalin sebagian atau seluruh tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber;
  • melakukan parafrasa substansial tanpa atribusi yang tepat;
  • menggunakan data atau hasil penelitian orang lain tanpa pengakuan;
  • menerjemahkan karya pihak lain dan menyajikannya sebagai karya sendiri.

Penulis juga harus menghindari oto-plagiarisme (self-plagiarism), yaitu menggunakan kembali secara substansial bagian dari karya sendiri yang telah diterbitkan tanpa menyebutkan sumber publikasi sebelumnya.

4. Ketentuan Pengiriman Naskah

Naskah yang dikirimkan ke CAKALELE tidak boleh pernah diterbitkan sebelumnya dalam bentuk yang secara substansial sama dan tidak boleh sedang dipertimbangkan oleh jurnal atau penerbit lain.

Penulis tidak diperkenankan mengirimkan naskah yang sama secara bersamaan kepada lebih dari satu jurnal.

Apabila terdapat bagian tertentu dari naskah yang berasal dari karya sebelumnya, termasuk makalah konferensi, laporan penelitian, tesis, disertasi, atau publikasi lain, penulis harus mengungkapkan hal tersebut secara transparan kepada editor dan memberikan rujukan yang sesuai.

 

5. Pencantuman dan Penggunaan Sumber

Penulis wajib memberikan pengakuan yang tepat terhadap seluruh karya yang memiliki kontribusi penting terhadap penyusunan artikel.

Referensi harus dipilih berdasarkan relevansi akademik dan bukan semata-mata untuk meningkatkan jumlah sitasi tertentu. Penulis bertanggung jawab atas ketepatan dan kelengkapan seluruh sumber yang dicantumkan.

Informasi yang diperoleh melalui komunikasi pribadi, wawancara, korespondensi, percakapan, atau diskusi yang tidak tersedia untuk publik hanya boleh digunakan apabila telah memperoleh persetujuan dari sumber informasi dan penggunaannya tidak melanggar ketentuan etik atau kerahasiaan.

Dalam artikel yang menggunakan sumber teologis, filosofis, historis, budaya, atau tradisi lokal, penulis harus memperlakukan sumber tersebut secara akurat, kontekstual, dan bertanggung jawab.

 

6. Kepengarangan

Kepengarangan hanya diberikan kepada individu yang memberikan kontribusi substantif terhadap konsepsi, perancangan, pelaksanaan penelitian, analisis, interpretasi, atau penulisan artikel.

Semua pihak yang memberikan kontribusi substantif harus dicantumkan sebagai penulis atau co-author. Pihak yang memberikan kontribusi terbatas tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan dapat disebutkan dalam bagian ucapan terima kasih (acknowledgments), dengan persetujuan yang bersangkutan apabila diperlukan.

Penulis korespondensi (corresponding author) bertanggung jawab memastikan bahwa:

  • seluruh penulis yang berhak telah dicantumkan;
  • tidak ada individu yang dicantumkan sebagai penulis tanpa kontribusi yang memadai;
  • seluruh penulis telah membaca dan menyetujui versi akhir naskah;
  • seluruh penulis menyetujui pengiriman dan publikasi naskah di CAKALELE;
  • urutan nama penulis telah disepakati bersama.

Perubahan kepengarangan setelah naskah dikirim harus disertai alasan yang jelas dan persetujuan seluruh penulis serta editor.

 

7. Kesalahan dalam Karya yang Telah Dipublikasikan

Apabila setelah publikasi penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam artikelnya, penulis berkewajiban segera memberitahukan kepada Editor CAKALELE dan bekerja sama untuk melakukan tindakan korektif.

Tindakan tersebut dapat berupa penerbitan koreksi, klarifikasi, pembaruan, atau apabila kesalahan tersebut secara substansial merusak keandalan artikel, penarikan artikel (retraction).

Apabila editor memperoleh informasi dari pihak lain mengenai kemungkinan kesalahan serius dalam sebuah artikel, penulis berkewajiban memberikan klarifikasi, data, atau bukti yang diperlukan untuk membantu proses pemeriksaan.

CAKALELE akan menangani setiap koreksi atau penarikan publikasi secara transparan dan proporsional untuk menjaga integritas rekam akademik.

 

Komitmen Etis CAKALELE

Sebagai jurnal yang bergerak dalam bidang filsafat dan teologi perdamaian, CAKALELE menempatkan integritas akademik sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap ilmu pengetahuan dan kehidupan bersama. Kebebasan akademik harus disertai dengan kejujuran, keterbukaan terhadap kritik, penghormatan terhadap keberagaman perspektif, dan tanggung jawab terhadap martabat manusia.

Setiap penulis yang mengirimkan naskah ke CAKALELE dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui standar etika publikasi ini.